Apakah Jokowi Akan Mengikuti Jejak Ahok ?

Selama ini tidak ada upaya dari partai politik untuk menekan Jokowi agar segera melantik Budi Gunawan. Koalisi Indonesia Hebat sebagai koalisi partai pendukung pemerintahan hanya memberikan saran kepada Jokowi,

HUKUM PACARAN DALAM ISLAM

SEBAGIAN PENYELEWENGAN YANG TERJADI DALAM PERKAWINAN YANG WAJIB DIHINDARKAN/DIHILANGKAN, Pacaran Kebanyakan orang sebelum melangsungkan perkawinan biasanya "Berpacaran" terlebih dahulu, hal ini biasanya dianggap sebagai masa perkenalan individu

Yakjuj Makjuj dikurung dalam tembok ghaib

Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di pegunungan yang sangat tinggi

Berbahaya, Terlalu Banyak Minum Air Putih

Setiap kali kita baca artikel pasti artikel tentang baik mengkonsumsi minum air putih . Bahkan sampai di iklan Aqua 18 gelas air putih sehari itu bagus buat kesehatan.

Apakah Anda Berani Menjadi Seorang Pengusaha ?

Jadi pengusaha diisebabkan oleh sesuatu yang ada dalam hidup seseorang, bisa dikarenakan, semakin kritis seseorang tersebut, maka semakin kritis otaknya untuk berpikir, bagaimana untuk menghasilkan uang dengan cara sendiri.

Mencari Pasangan Yang Ideal ?

Hidup di era modern ini manusia dituntut semakin lebih pintar dalam kemajuan teknologi yang semakin hari semakin canggih, ada banyak alasan mengapa pria mencari sosok seorang wanita berpendidikan,

Modif Cantik Kawasaki Ninja 2 Tak

Kawasaki Ninja 150RR, memang sudah tidak produksi lagi, tetapi pengemar motor 2 tak ini masih banyak di gemari di indonesia, banyak pengguna memodifikasi secantik mungkin agar lebih

Penyakit Hartnup


DEFINISI
Penyakit Hartnup adalah suatu penyakit keturunan yang jarang terjadi, yang menyebabkan ruam kulit dan kelainan otak karena triptofan dan asam amino lainnya tidak diserap dengan baik dari usus dan zat-zat tersebut dibuang ke dalam air kemih dalam jumlah yang berlebihan.


PENYEBAB
Penyakit Hartnup terjadi jika seseorang mempunyai dua gen resesif dari kedua orang tuanya. Penyakit ini mempengaruhi pembentukan asam amino yang merupakan bahan baku protein.

Penderita tidak mampu merubah asam amino triptofan menjadi niasinamid vitamin B. Sebagai akibatnya, mereka tidak dapat menyerap asam amino sebagaimana mestinya dari usus dan membuangnya melalui air kemih dalam jumlah berlebihan. Karena itu di dalam tubuh hanya sedikit mengandung asam amino.


GEJALA
Gejalanya bisa dipicu oleh:
- cahaya matahari,
- demam,
- obat-obatan, dan
- stres emosional atau stres fisik.

Suatu serangan sering didahului oleh keadaan status gizi yang buruk. Sebagian besar gejala jarang terjadi dan timbul karena kekurangan niasinamid. Ruam kulit akan muncul di bagian tubuh yang terpapar oleh cahaya matahari.

Sering terjadi keterbelakangan mental, postur tubuh yang pendek, sakit kepala, langkah yang goyah dan pingsan. Penderita bisa mengalami kelainan psikis.


DIAGNOSA
Urinalisis (analisa air kemih) menunjukkan pola yang abnormal dari pembuangan asam amino dan hasil pemecahannya.


PENGOBATAN
Serangan bisa dicegah dengan mempertahankan status gizi yang baik dan menambahkan niasinamid atau niasin ke dalam makanan sehari-hari. Untuk mengatasi kekurangan asam amino akibat penyerapan yang buruk dan pembuangan yang berlebihan ke dalam air kemih, diberikan makanan kaya protein. 

Penyakit Ginjal Polikista


DEFINISI
Penyakit Ginjal Polikista adalah suatu penyakit keturunan diamana pada kedua ginjal ditemukan banyak kista, ginjal menjadi lebih besar tetapi memiliki lebih sedikit jaringan ginjal yang masih berfungsi. Kista adalah suatu kantung tertutup yang dilapisi oleh jaringan epitel dan berisi cairan atau bahan setengah padat.


PENYEBAB
Kelainan genetik yang menyebabkan panyakit ini bisa bersifat dominan maupun resesif. Artinya penderita bisa memiliki 1 gen dominan dari salah satu orangtuanya atau 2 gen resesif dari kedua orangtuanya. Penderita yang memiliki gen dominan biasanya baru menunjukkan gejala pada masa dewasa; penderita yang memiliki gen resesif biasanya menunjukkan penyakit yang berat pada masa kanak-kanak.


GEJALA
Pada anak-anak, penyakit ginjal polikista menyebabkan ginjal menjadi sangat besar dan perutnya membuncit. Bayi baru lahir yang menderita penyakit berat bisa meninggal segera setelah dilahirkan, karena gagal ginjal pada janin menyebabkan terganggunya perkembangan paru-paru. Penyakit ini juga menyerang hati. Pada usia 5-10 tahun, penderita cenderung mengalami tekanan darah tinggi di dalam pembuluh darah yang menghubungkan usus dengan hati (sistem portal). Pada akhirnya bisa terjadi gagal hati dan gagal ginjal.

Pada dewasa, penyakit ginjal polikista berkembang secara perlahan selama bertahun-tahun. Gejala mulai muncul pada awal atau pertengahan masa dewasa, meskipun kadang penyakit ini tidak diketahui sampai saat penderitanya meninggal. Gejalanya berupa nyeri punggung, darah dalam air kemih (hematuria), infeksi dan nyeri kram hebat akibat batu ginjal (kolik renalis). Pada penderita lain yang memiliki lebih sedikit jaringan ginjal yang berfungsi bisa terjadi kelelahan, mual, berkurangnya pembentukan air kemih dan gejala lainnya akibat gagal ginjal.

Infeksi menahun akan memperburuk gagal ginjal. Separuh penderita memiliki tekanan darah tinggi. Sekitar sepertiga penderita juga memiliki kista di dalam hatinya, tetapi kista ini tidak mempengaruhi fungsi hati. Lebih dari 20% penderita memiliki pembuluh darah yang melebar di tengkoraknya dan 75% dari mereka pada akhirnya mengalami perdarahan otak (perdarahan subaraknoid).


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat keluarga dan gejala-gejalanya. Jikapenyakit telah mencapai stadium lanjut dan ginjal sangat membesar, maka diagnosisnya sudah pasti. USG dan CT scan menunjukkan gambaran ginjal dan hati yang sudah dimakan ngengat akbiat kista.


PENGOBATAN
Lebih dari separuh penderita akan mengalami gagal ginjal di kemudian hari. Mengobati infeksi dan tekanan darah tinggi bisa memperpanjang harapan hidup penderita. Untuk mengatasi gagal ginjal, dilakukan dialisa atau pencangkokan ginjal. 

Penyakit Ginjal Ateroembolik


DEFINISI
Penyakit Ginjal Ateroembolik adalah suatu keadaan dimana sejumlah butiran-butiran lemak yang kecil (emboli ateromatosa) tersangkut di dalam arteri renalis kecil sehingga menyebabkan gagal ginjal. Penyakit ini sering terjadi pada usia lanjut dan resikonya meningkat sejalan dengan bertambahnya usia.


PENYEBAB
Bagian kecil dari bahan lemak yang tersumbat di suatu dinding pembuluh darah pecah, mengikuti aliran darah, berpindah ke arteri renalis kecil dan menyumbat aliran darah ke ginjal. Keadaan ini bisa terjadi secara spontan atau sebagai komplikasi dari pembedahan maupun prosedur pada aorta (misalnya angiografi), dimana bahan lemak yang melapisi aorta secara tidak sengaja pecah.


GEJALA
Penyakit ateroembolik biasanya timbul secara bertahap disertai dengan gagal ginjal progresif yang tidak menimbulkan gejala sebelum mencapai tingkat yang lebih lanjut. Jika penyumbatan terjadi akibat prosedur pada aorta, maka saat terbentuknya sumbatan biasanya jelas dan ginjal sering mengalami kegagalan secara tiba-tiba.

Pada gagal ginjal total muncul sejumlah gejala, berawal sebagai kelelahan dan rasa tidak enak badan. Gejalanya tidak secara khusus disebabkan oleh penyakit ginjal ateroembolik, tetapi mencerminkan gangguan di otot, saraf, jantung, saluran pencernaan dan kulit akibat gagal ginjal.

Emboli biasanya tidak terbatas pada arteri renalis. Emboli seringkali menyumbat pembuluh darah organ lainnya, seperti pankreas dan usus; dan menimbulkan gejala berupa nyeri perut, tinja berdarah dan diare. Jika emboli berpindah ke anggota gerak, akan timbul gambaran jaring-jaring yang berwarna keunguan di kulit, benjolan otot yang menimbulkan nyeri dan gangren. Emboli yang berpindah ke mata bisa menyebabkan kebutaan mendadak.


DIAGNOSA
Diagnosis gagal ginjal ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan darah. Penyakit ginjal ateroembolik didiagnosis dengan melakukan biopsi ginjal.


PENGOBATAN
Satu-satunya pengobatan untuk gagal ginjal lanjut akibat penyakit ginjal ateroembolik adalahdialisa dan pencangkokan ginjal. 

Nekrosis Kortikalis


DEFINISI
Nekrosis Kortikalis adalah suatu kematian jaringan ginjal yang jarang terjadi, yang mengenai beberapa atau seluruh bagian luar ginjal (korteks), tetapi tidak mengenai baigan dalam ginjal (medula).


PENYEBAB
Nekrosis kortikalis terjadi akibat adanya penyumbatan pada arteri kecil yang menuju ke korteks ginjal, yang bisa disebabkan oleh berbagai keadaan. Sekitar 10% kasus terjadi pada bayi dan anak-anak.

Pada bayi baru lahir, nekrosis kortikalis terjadi karena:
- persalinan yang disertai dengan abruptio placentae - sepsis bakterialis.
Pada anak-anak, nekrosis kortikalis terjadi karena:
- infeksi
- dehidrasi
- syok
sindroma hemolitik-uremik.

Pada dewasa, 30% kasus disebabkan oleh sepsis bakterialis. Sekitar 50% kasus terjadi pada wanita yang mengalami komplikasi kehamilan:
- abruptio placenta
placenta previa
- perdarahan rahim
- infeksi yang terjadi segera setelah melahirkan (sepsis puerpurium)
- penyumbatan arteri oleh cairan ketuban (emboli)
- kematian janin di dalam rahim
pre-eklamsi (tekanan darah tinggi disertai adanya protein dalam air kemih atau penimbunan cairan selama kehamilan).

Penyebab lainnya adalah:
- penolakan terhadap pencangkokan ginjal
- luka bakar
- peradangan pankreas (pankreatitis)
- cedera
- gigitan ular
- racun (misalnya fosfat atau arsen).


GEJALA
Nekrosis kortikalis memberikan gejala yang menyerupai gagal ginjal lainnya. Pembentukan air kemih berkurang secara tiba-tiba dan secara radikal tanpa adanya bukti penyumbatanureter atau kandung kemih. Dalam air kemih ditemukan darah. Sering terjadi demam dan tekanan darah tinggi yang ringan atau bahkan tekanan darah rendah.


DIAGNOSA
Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan USG atau CT scan. Biopsi dan arteriografi tidak selalu harus dilakukan. Endapan kalsiuim yang tampak pada foto rontgen menunjukkan adanya nekrosis kortikalis renalis, tetapi gambaran ini terlihat pada stadium lanjut penyakit sebagai akibat dari penyembuhan dan hanya ditemukan pada 20-50% penderita. Air kemih mengandung protein, sel darah merah dan darah putih. Pada stadium awal penyakit, kadar beberapa enzim dalam darah tinggi.


PENGOBATAN
Untuk gagal ginjal dilakukan dialisa atau pencangkokan ginjal. Sekitar 20-40% penderita mengalami perbaikan fungsi ginjal parsial. 

Nefrosklerosis Maligna


DEFINISI
Nefrosklerosis Maligna adalah suatu keadaan yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi (hipertensi maligna), dimana arteri-arteri yang terkecil (arteriola) di dalam ginjal mengalami kerusakan dan dengan segera terjadi gagal ginjal.

Nefrosklerosis disertai hipertensi maligna paling sering terjadi pada pria usia 40-50 tahun dan pada wanita usia 30 tahun. Lebih sering terjadi pada orang kulit hitam dan jarang ditemukan pada penderita tekanan darah tinggi.


PENYEBAB
Arteriosklerosis pada arteri-arteri ginjal (nefrosklerosis benigna) biasanya berhubungan dengan usia dan tekanan darah tinggi. Nefrosklerosis maligna merupakan suatu keadaan yang lebih berat, yang terjadi bersamaan dengan hipertensi maligna.

Hipertensi maligna paling sering terjadi akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkendali, tetapi juga bisa terjadi akibat:
glomerulonefritis
gagal ginjal kronis
- penyempitan arteri renalis (hipertensi vaskuler renalis)
- peradangan pembuluh darah ginjal (vaskulitis renalis)
- kelainan hormonal (misalnya feokromositoma), sindroma Conn atau sindroma Cushing).


GEJALA
Gejala-gejalanya disebabkan oleh cedera di otak, jantung dan ginjal akibat tekanan darah tinggi yang berat; tekanan diastolik biasanya lebih tinggi dari 130 mmHg.

Gejalanya berupa:
- gelisah,
- linglung,
- mengantuk,
- penglihatan kabur,
- sakit kepala,
- mual, dan
- muntah.

Dengan menggunakan oftalmoskop akan tampak daerah perdarahan, penimbunan cairan dan pembengkakan pada saraf optikus di belakang mata. Jantung membesar dan sering terjadi gagal jantung. Koma bisa terjadi akibat pembengkakan (edema) atau perdarahan di dalam otak.


DIAGNOSA
Akibat kelainan fungsi ginjal maka protein bisa ditemukan di dalam air kemih. Selain itu pemeriksaan air kemih bisa menunjukkan adanya sel darah. Pemeriksaan darah menunjukkan anemia akibat ketidakseimbangan antara pemecahan dan pembentukan sel darah merah. Kadar renin dan aldosteron (hormon yang dihasilkan ginjal untuk membantu mengatur tekanan darah) sangat tinggi.


PENGOBATAN
Tekanan darah yang sangat tinggi dapat diatasi dengan pengaturan diet dan obat-obatan. Penderita yang mengalami gagal ginjal progresif menjalani dialisa.


PROGNOSIS
Jika keadaan ini tidak diobati, sekitar 50% penderita meninggal dalam waktu 6 bulan dan sisanya meninggal dalam waktu 1 tahun. Sekitar 60% kematian terjadi akibat gagal ginjal, 20% karena gagal jantung, 20% karena stroke dan 1% karena serangan jantung (infark miokardial).

Menurunkan tekanan darah dan mengobati gagal ginjal akan menurunkan angka kematian, terutama yang disebabkan oleh gagal ginjal, gagal jantung dan stroke.


PENCEGAHAN
Pengawasan tekanan darah secara ketat pada orang-orang yang cenderung menderitahipertensi akan menurunkan resiko terjadinya nefrosklerosis maligna. 

Mari Bergabung